Tegenan, 22 Juli 2025 – Upacara Mlaspas Candi Bentar, pelinggih Anglurah, serta dua Apit Lawang telah dilaksanakan dengan khidmat di Dadia Pasek Gelgel Ibu Kanginan, Desa Adat Tegenan,Kecamatan Rendang,Kabupaten Karangasem pada hari Anggara Kasih Prangbakat . Rangkaian upacara suci ini dipimpin oleh Jero Mangku Jan Bangul Pura Dadia Ibu Kanginan Jero Mk. Manik Puspa Yoga.
Klian Dadia Pura Dadia Ibu Kanginan, Jero Ketut Wana Yasa, yang juga menjabat sebagai Bendesa Desa Adat Tegenan, menyampaikan rasa syukurnya ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan Bhatara Kawitan atas kelancaran proses pembangunan yang dimulai pada bulan Mei lalu. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh krama Dadia atas kerja sama dan semangat gotong royongnya dalam menyukseskan pembangunan ini.
Khusus kepada para puniawan yang dengan tulus ikhlas telah memberikan dana punia, kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulusnya,ujar Jero Ketut Wana dalam perbincangannya dengan krama sebelum acara mlaspas.
Menurut Guru Mangku Lanus , selaku sekretaris Dadia yang didampingi oleh I Made Juliarta (bendahara), total biaya pembangunan termasuk pembelian patung pengapit candi dan kabel-kebel listrik mencapai keseluruhan Rp 176,536 juta belum termasuk pembelian bunga dan tenaga swadaya gotong royong krama. Pembangunan meliputi Candi bentar beserta tembok sekitar panjang 22 meter, Dua pelinggih Apit Lawang,Satu pelinggih Anglurah,Renovasi undag samuan dengan relief ukiran naga, dua buah patung di candi bentar.
Sumber dana berasal dari urunan krama Dadia, iuran/urunan wajib tanah duwe dadia, serta punia dari berbagai pihak yang secara global rinciannyasebagai berikut:
1. Punia tunai dari Koperasi Rp 8.000.000 untuk pembuatan Naga Undag Samuan
2. Punia uang dari Mk. Manik Rp 8.000.000 untuk pembelian pelinggih Apit Lawang tengen
3. Punia Mk. Lanus Rp 8.000.000 untuk pelinggih ratu Gde Anglurah
4. Punia uang dari I Ketut SelerAriawan: Rp 2.000.000
5. Punia I Ketut Bayu Pujana Rp 1.000.000
dari punia tersebut dan yang Lainnya, total punia uang: Rp 33.050.000
Disamping punia uang ada punia Ongkos transportasi dari,Mk. Sulaba: Rp 500.000 angkut material bekas 2 dum truk ke arca,I Wayan Puspa Yoga: Rp 300.000 transport beli patung ke Sakah Gianyar,I Made Bakat Rp 200.000 angkut sampah 2 kali. ujar Mangku Lanus.
Akhirnya rangkaian pembangunan dan upacara ini diakhiri dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk rasa bhakti dan syukur atas terselenggaranya seluruh proses pembangunan secara lancar dan penuh makna spiritual.(manixs)



.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar